Sering nggak sih kalian di jalanan lihat sepeda listrik berlalu lalang? Nah, kini sepeda listrik memang jadi primadona masyarakat yang suka dengan kendaraan ramah lingkungan. Intinya untuk mengurangi polusi udara, kini mulai banyak kendaraan berbasis listrik yang mulai digunakan masyarakat untuk kegiatan sehari-hari.
Lalu sulit nggak sih mengendarai sepeda listrik? Nah, jawabannya tergantung sama beberapa faktor, seperti pengalaman berkendara, kondisi jalan, dan fitur sepeda listrik itu sendiri. Jadi bukan cuma satu, tapi banyak faktor yang membuat naik sepeda listrik itu agak challenging.
Kenapa challenging? Karena penggunaan sepeda listrik ini masih kurang dari segi sosialisasinya. Jika pengendara nggak cari informasi sendiri, maka nggak akan paham penggunaan serta aturan yang berlaku mengenai penggunaan sepeda listrik di jalanan.
Apalagi karena ini menggunakan tenaga listrik dan berbeda dengan sepeda konvensional biasanya yang menggunakan tenaga manusia. Namun, secara umum sepeda listrik sebenarnya dirancang agar mudah digunakan, bahkan bagi pemula atau orang yang baru memakai sepeda listrik pertama kali.
Berbeda dengan motor yang punya banyak komponen dan fitur yang agak rumit. Sepeda listrik jelas hanya punya beberapa komponen. Tapi, meskipun sedikit bukan artinya nggak harus dipelajari. Pengemudi pemula harus banget belajar dan cari informasi bagaimana cara mengendarai sepeda listrik yang baik dan benar.
Berikut beberapa alasan mengapa mengendarai sepeda listrik bisa lebih mudah dibandingkan kendaraan bermotor lainnya:
1. Sistem Pengoperasian yang Sederhana
Sistem operasinya sebenarnya nggak serumit motor, yang perlu diketahui oleh pengendara hanya beberapa yaitu, Pedal Assist Sensor (PAS) atau sensor yang mendeteksi gerakan pedal. Jadi, sepeda listrik pun punya pedal seperti sepeda konvensional, namun bedanya pedal di sepeda listrik tidak perlu dikayuh terlalu kuat, karena akan dibantu tenaga dari PAS ini.
2. Tidak Memerlukan SIM
Bagi yang suka lupa bawa Surat Izin Mengemudi (SIM), ini mungkin bisa jadi kelebihan sepeda listrik. Namun, kenapa nggak butuh SIM? Karena memang kendaraan ini tidak diperbolehkan dikendarai di jalan raya atau jalan umum. Jadi hanya bisa digunakan di jalan-jalan kecil, sekitaran rumah, atau daerah yang bukan jalan utama.
Mengapa demikian? Tentu saja karena di jalan raya akan banyak kendaraan berlalu lalang, tidak hanya mobil, namun juga ada truk-truk besar yang bisa membahayakan pengendara sepeda listrik. Selain itu kecepatan sepeda listrik juga cukup mengganggu pengguna jalan, karena berjalan cukup lambat yang bisa menyebabkan kemacetan.
3. Kemudahan Manuver
Biasanya banyak pengguna kendaraan bermotor yang suka menyalip jika melewati kemacetan. Nah, salah satu kelebihan sepeda listrik adalah kemudahan dalam bermanuver atau pengoperasiannya. Pengguna akan dengan mudah belok kiri dan kanan serta melewati celah kecil diantara dua kendaraan, karena memang ukuran sepeda listrik kecil dan ringan.
Dan karena faktor ringan inilah yang memudahkan sepeda listrik mudah digunakan bahkan untuk perempuan dan anak-anak. Pengguna sepeda listrik juga bisa parkir di berbagai tempat, karena sangat mudah diangkat dan digeser, tidak seperti motor yang bodynya agak berat dan besar.
4. Tidak Perlu Perawatan Rumit
Melakukan perawatan pada kendaraan itu penting karena bisa memperpanjang umur kendaraan. Dengan banyaknya komponen, motor memang lebih sulit untuk dirawat daripada sepeda listrik. Apalagi perlu adanya perawatan rutin agar motor tidak cepat rusak. Berbeda dengan sepeda listrik yang memiliki sedikit komponen, jadi lebih mudah dirawat dan dibersihkan.
Tantangan dalam Mengendarai Sepeda Listrik
- Kecepatan yang Berbeda dengan Kendaraan Lain
- Kurangnya Jalur Khusus
- Kurangnya Perlindungan bagi Pengendara
- Penggunaan Helm yang Tidak Konsisten
- Kurang Pengalaman Pengendara
Jika Anda tertarik dengan sepeda listrik, maka Anda bisa membelinya di situs jual beli seperti OLX yang menawarkan berbagai pilihan sepeda listrik dari berbagai merek dengan harga yang bervariasi.
MANDIRIBERITA.COM

