Friday , February 20 2026
Jajanan Pasar Tradisional yang Cocok untuk Oleh Oleh

Top 7 Jajanan Pasar Tradisional yang Cocok untuk Oleh-Oleh

Kalau kamu termasuk tipe orang yang gak bisa pulang kampung tanpa bawa oleh-oleh, berarti kita sefrekuensi nih! Di setiap sudut Indonesia, selalu ada jajanan pasar yang khas dan punya rasa otentik yang sulit banget dilupakan. Nah, jajanan-jajanan ini gak cuma enak dimakan di tempat, tapi juga cocok banget buat dibawa pulang sebagai buah tangan. Apalagi buat kamu yang suka eksplorasi makanan tradisional, pasti udah gak asing sama yang namanya Review Kuliner Tradisional dan Unik, kan?

Tradisi membawa oleh-oleh ini udah jadi budaya yang melekat di masyarakat kita. Rasanya ada yang kurang aja kalau pulang dari kampung halaman atau jalan-jalan ke kota lain tapi gak bawa sesuatu untuk keluarga atau teman. Nah, daripada bingung mau bawa apa, cobain deh bawa jajanan pasar tradisional. Selain murah meriah, rasanya juga ngangenin dan punya cerita sendiri di tiap gigitannya.

1. Kue Lapis – Si Cantik Berlapis Warna

Siapa sih yang bisa nolak kue lapis? Kue berlapis warna-warni ini bukan cuma enak tapi juga cantik banget. Teksturnya kenyal dan rasanya manis legit, cocok banget buat temen ngopi atau ngeteh. Biasanya dibuat dari campuran tepung beras, santan, dan gula, lalu dikukus lapis demi lapis.

Keunikan kue lapis adalah setiap daerah bisa punya versi sendiri, lho. Ada yang warnanya cerah mencolok, ada juga yang pakai pewarna alami seperti daun pandan atau ubi ungu. Kalau kamu lagi jalan-jalan ke Jawa atau Sumatera, jangan lupa borong kue lapis buat oleh-oleh. Bisa tahan sampai 2-3 hari asal disimpan di tempat yang sejuk.

2. Onde-onde – Si Bulat Isi Kacang Hijau

Jajanan satu ini bisa dibilang legend banget. Onde-onde punya kulit dari tepung ketan yang ditaburi wijen, dan bagian dalamnya diisi pasta kacang hijau manis. Ketika digigit, ada sensasi kriuk dari wijen dan kenyal dari ketannya. Pokoknya mantap!

Biasanya onde-onde mudah ditemukan di pasar tradisional atau toko oleh-oleh khas Jawa Timur. Ukurannya juga bervariasi, dari yang mini sampai yang segede bola pingpong. Kalau mau lebih awet buat dibawa jauh, kamu bisa pilih onde-onde kering yang punya versi lebih crunchy dan tahan lama.

3. Lemper – Camilan Kenyang yang Serba Tradisional

Kalau kamu cari oleh-oleh yang bisa bikin perut kenyang sekaligus bernostalgia, lemper bisa jadi pilihan yang pas. Terbuat dari ketan yang diisi abon ayam atau daging cincang, lalu dibungkus dengan daun pisang dan dikukus. Wangi daun pisangnya itu bikin lemper makin khas dan menggugah selera.

Lemper juga sekarang punya banyak variasi. Ada yang dibakar biar aroma smokey-nya makin keluar, ada juga yang versi modern pakai isian rendang atau tuna pedas. Tapi tetap aja, versi klasiknya tetap juara. Cocok banget buat cemilan sore atau dibawa pas lagi traveling.

4. Kue Putu – Si Mungil yang Bersuara Merdu

Kue putu ini unik banget karena proses pembuatannya disertai suara khas dari alat kukusnya yang bersiul. Terbuat dari tepung beras yang diisi gula merah, lalu dikukus dalam tabung bambu kecil dan ditaburi kelapa parut. Aroma wangi pandan dan suara mendesing kukusannya itu yang bikin orang langsung tahu: “Wah, ada tukang putu lewat!”

Kue ini memang paling enak dimakan saat masih hangat, tapi jangan salah, ada juga versi kue putu kering yang cocok buat oleh-oleh. Biasanya bisa tahan hingga seminggu dan tetap punya aroma yang khas. Kalau kamu pengen oleh-oleh yang beda dan bernuansa nostalgia, putu bisa jadi pilihan menarik.

5. Wingko Babat – Manis Gurih Khas Pantura

Wingko Babat adalah jajanan khas dari kota Babat, Lamongan, tapi sekarang lebih dikenal sebagai oleh-oleh dari Semarang. Terbuat dari kelapa parut, tepung ketan, dan gula, jajanan ini punya rasa manis gurih yang menggoda.

Biasanya dikemas dalam bentuk bulat pipih dan dibungkus plastik atau kertas. Ada juga yang sudah modern dengan berbagai rasa tambahan seperti durian, cokelat, dan pandan. Karena termasuk kue kering, wingko ini sangat cocok dijadikan oleh-oleh karena bisa tahan lama, bahkan sampai 1-2 minggu asal disimpan dengan baik.

6. Kue Pancong – Camilan Pinggir Jalan yang Melegenda

Kue pancong alias bandros ini biasanya dijual di pinggir jalan dengan alat cetakan besi khusus. Terbuat dari campuran tepung beras, kelapa parut, santan, dan sedikit garam, lalu dipanggang hingga bagian luarnya sedikit krispi. Bagian dalamnya tetap lembut dan gurih.

Meski sering disebut jajanan kaki lima, kue pancong punya penggemar setia. Sekarang bahkan ada versi oleh-oleh-nya dalam bentuk kering atau setengah matang yang bisa dipanaskan lagi di rumah. Praktis banget buat oleh-oleh keluarga di rumah.

7. Getuk – Jajanan Singkong yang Bikin Nagih

Getuk terbuat dari singkong yang direbus, ditumbuk, lalu diberi pewarna alami dan ditaburi kelapa parut. Rasanya manis alami dengan tekstur lembut dan sedikit kenyal. Biasanya kamu bisa nemuin getuk di Jawa Tengah dan sekitarnya.

Ada juga versi modern dari getuk yang dikenal dengan nama getuk goreng. Salah satu yang paling terkenal adalah Getuk Goreng Sokaraja dari Banyumas. Versi ini lebih tahan lama dan bisa jadi oleh-oleh ikonik yang selalu bikin kangen kampung halaman.

FINISHED